Kesiswaan

Peraturan / Tata Tertib Sekolah

A.       DASAR PEMIKIRAN

Sekolah sebagai lembaga pendidikan memiliki dua fungsi utama: yaitu fungsi pendidikan dan fungsi pengajaran. Kedua fungsi tersebut akan berjalan dengan baik apabila ditunjang dengan kondisi sekolah yang kondusif, terutama kondisi kesiapan dan disiplin peserta didik yang dinamis. Untuk itu, perlu dibuat perangkat aturan atau tata tertib peserta didik.

 

B.      DASAR HUKUM

  1. UUD 1945 BAB XIII, Pasal 31 ayat (1), (2) , dan (3)
  2. UU No. 2 Tahun 1989 pasal 4 tentang Pendidikan Nasional
  3. UU No. 20 Tahun 2003, pasal 4 ayat 4 dan pasal 12 ayat 2.a tentang Sistem Pendidikan Nasional
  4. Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta No. 11 Tahun 2009 Bab II pasal 2.1-b tentang Jam Masuk Sekolah
  5. Instruksi Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta No. 16 Tahun 2015 tentang pencegahan dan penanganan bullying serta kekerasan di lingkungan sekolah.
  6. Keputusan kepala dinas pendidikan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta No.860 tahun 2016 Tentang Prosedur Operasional Standar penanganan tindak kekerasan peserta didik di lingkungan sekolah (SMP, SMA, SMK) Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta
  7. Hasil Rapat Kerja guru dan karyawan SMA Negeri 66 Jakarta tahun 2018

 

C.      PENGERTIAN

Tata tertib peserta didik SMA Negeri 66 Jakarta merupakan rambu-rambu tentang kegiatan peserta didik sehari-hari demi terciptanya hasil belajar yang optimal.Tata tertib peserta didik berisi tentang kewajiban-kewajiban, larangan-larangan, dan sanksi yang berlaku.

 

D.      KEWAJIBAN-KEWAJIBAN

Peserta didik SMA Negeri 66 Jakarta wajib tunduk dan patuh pada ketentuan-ketentuan :

  1. Taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa
    • Melaksanakan ibadah sesuai dengan ajaran agamanya.
    • Mengikuti pelajaran agama yang dianut.
  2. Peserta didik menjunjung tinggi nilai budaya, dan karakter bangsa yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
  3. Bersikap sopan-santun, menghormati orang tua, bapak/ ibu guru, pegawai, sesama peserta didik di sekolah maupun di luar sekolah.
  4. Mengikuti proses pembelajaran sesuai dengan kurikulum SMAN 66 Jakarta (intrakurikuler dan pengembangan diri)
  5. Memakai seragam sekolah yang ditetapkan sebagai berikut :

5.1.   SERAGAM HARIAN:

  1. Senin – Selasa :   Putih abu – abu dan bertopi untuk upacara

Pria          :    Kemeja putih lengkapdengan bedge OSIS, atribut lengkap (bendera merah putih, lokasi, nama siswa ) celana panjang abu–abu , ikat pinggang OSIS warna hitam

Wanita       :   Kemeja putih lengkap dengan bedge OSIS , atribut lengkap (bendera merah putih di dada kiri, lokasi, nama siswa di dada kanan),  rok rempel abu- abu, ikat pinggang OSIS warna hitam

 

  1. Rabu :   Kelas X, Kelas XI dan kelas XII memakai seragam pramuka penegak bersepatu dan kaos kaki hitam, bagi yang berjilbab memakai jilbab warna coklat tua, dan seragam pramuka atribut lengkap tanpa dasi (bagi yang belum dilantik).

 

  1. Kamis :    Memakai kemeja batik SMAN 66 jakarta. Celana panjang/ rok rempel abu–abu sebatas mata kaki. Kemeja batik dikeluarkan dari celana atau rok.

 

  1. Jumat :    Peserta didik pria/ wanita memakai pakaian adat Betawi /baju koko warna putih ciri khas SMAN 66 (bordir warna putih lengan panjang) dengan celana panjang/ rok rempel abu–abu sebatas mata kaki, dan wanita  muslimah memakai kerudung berwarna putih.
    • SEPATU:
  2. Hari Senin, Selasa memakai sepatu  kets berwarna hitam bertali warna putih (gambar sepatu terlampir) dengan rapi berkaos kaki warna putih panjang (diatas mata kaki).
  3. Hari Kamis dan Jumat diperbolehkan memakai sepatu kets warna putih /gelap, tidak warna warni, dan berkaos kaki warna putih/warna hitam.
    • JILBAB/KERUDUNG

Hari Senin, Selasa, Kamis, dan Jumat peserta didik wanita yang berjilbab memakai jilbab warna putih.

Hari Rabu, jilbab berwarna coklat polos.

  • BERPAKAIAN RAPI :

–  baju dimasukkan ke dalam rok (untuk wanita), celana (untuk pria), (kecuali baju batik/ baju adat Betawi) dan

–  memakai ikat pinggang warna hitam berlogo osis,

–  kemeja batik/ baju adat Betawi  dikeluarkan.

– Celana Panjang  bukan model pensil/ ketat sebatas mata kaki,  dan lingkar ujung celana 20 cm.

–  Rok rempel panjang sebatas mata kaki.

–  Peserta didik pria/ wanita wajib memakai kaos dalam warna putih.

–  Kemeja adalah baju berkerah dengan kancing lengkap dari leher sampai  bawah   dan lengan baju (wanita tanpa karet) sebatas siku serta tidak ketat dan tidak pendek (junkis).

  • SAAT OLAHRAGA:

Jam pelajaran olah raga memakai pakaian olah raga SMAN 66 Jakarta dan tidak dipakai dari rumah.

  • SAAT PELAJARAN AGAMA ISLAM

Jam pelajaran pendidikan agama Islam peserta didik putri diwajibkan memakai busana muslimah (kemeja putih lengan panjang dan memakai kerudung ).

 

  1. Rambut

6.1 . Pria        :     Bagian depan tidak mengenai alis, bagian samping tidak mengenai telinga dan bagian belakang tidak melebihi kerah baju, serta bagian atas tidak melebihi 5 cm,  juga tidak dicat atau dimodel ala punk.

6.2. Wanita      :    Rapi,  tidak dicat.

 

  1. UPACARA

Peserta didik wajib mengikuti upacara bendera.

7.1.    Upacara bendera hari Senin sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

7.2.    Upacara peringatan hari-hari besar nasional.

 

  1. KEHADIRAN DAN KBM
  • Peserta didik wajib hadir di sekolah sebelum pukul 06.25.
  • KBM dimulai pukul 06.30 WIB, bagi peserta didik muslim diawali dengan tadarus pagi, sedangkan bagi peserta didik non muslim diawali dengan doa  di ruang yang telah ditentukan, guru jam pertama wajib mendampingi peserta didiknya.
  • Peserta didik yang terlambat 3 kali atau lebih dibina oleh wali kelas, BK, kesiswaan dan diinformasikan kepada orang tua.

8.3.1   Peserta didik yang terlambat diperbolehkan masuk jam ketiga, selama menunggu jam masuk peserta didik diberikan tugas sesuai dengan pelajaran masing-masing dengan menggunakan buku paket yang dimilikinya kemudian hasil pekerjaannya diparaf oleh petugas piket dan diserahkan oleh guru pelajaran masing-masing.

  • Jika peserta didik terlambatlebih dari 2 kali dan berturut-turut, orangtua dihubungi dan Batasan waktu Peserta didik yang izin masuk terlambat dengan konfirmasi orangtua diperbolehkan masuk pada pukul 08.15
  • Bagi siswa yang terlambat 4 sampai 7 kali orangtua dipanggil
  • Peserta didik yang telah terlambat lebih dari delapan kali diberikan sanksi skorsing sesuai dengan penanganan kasus.
  • Seluruh aktivitas peserta didik di sekolah berakhir pada pukul 16.45 WIB.
  • Pukul 17.00 WIB seluruh peserta didik sudah meninggalkan sekolah.
  • Peserta didik wajib melaksanakan kegiatan ibadah shalat zuhur berjamaah dan shalat jumat/ do’a bersama sesuai tempat dan waktu yang telah ditentukan.
  • Bagi peserta didik wanita yang berhalangan/ haid wajib mengikuti kegiatan keputrian.
  • Selama KBM berlangsung pintu tangga sebelah selatan dan pintu kantin ditutup.
  • Peserta didik tidak masuk sekolah karena izin/sakit, wajib memberikan surat dari orang tua/dokter, kepada guru piket paling lambat pukul 08.00 WIB.
  • Peserta didik karena sesuatu hal dan terpaksa meninggalkan jam pelajaran/sekolah harus mendapat persetujuan dari guru mata pelajaran di kelas dan guru piket.
  • Peserta didik yang akan minta izin/meninggalkan jam pelajaran harus mendapat surat izin dari orang tua/wali.

 

  1. 9. Melaksanakan 10-K (Kebersihan, Keindahan, Kerindangan, Ketertiban, Keamanan, Kekeluargaan, Kenyamanan, Kesehatan, Keterbukaan dan Keteladanan), termasuk Jadwal Piket membersihkan kelas setelah jam pelajaran selesai sesuai dengan daftar piket di kelasnya.
  2. Membudayakan 5-S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun).
  3. Melaksanakan kegiatan literasi 1 minggu sekali.

 

  1. Peserta didik dilarang :
  1. Meninggalkan kelas/sekolah selama jam pelajaran, tanpa seizin guru pengajar/ piket.
  2. Membawa rokok, membawa korek api atau merokok di sekolah maupun di lingkungan sekolah.
  3. Memakai pakaian yang tidak sesuai dengan seragam sekolah/ memakai jaket/ sweater, berhias ( pewarna bibir ) berlebihan serta pewarna kuku.
  4. Menggulung lengan baju.
  5. Mengubah / mengecilkan / memotong baju, rok, dan celana seragam sekolah
  6. Menerima tamu tanpa ijin guru piket.
  7. Menggunakan, membawa, mengedarkan minuman keras, obat bius/ terlarang (ganja, heroin, morphine, putaw dan sejenisnya).
  8. Men-charge HP di depan kelas/ meja guru pada saat pelajaran berlangsung.
  9. Membawa senjata api, senjata tajam dan sejenisnya yang tidak ada hubungannya dengan pelajaran.
  10. Membawa, mengedarkan pornografi dalam bentuk apapun.
  11. Melakukan tindakan yang mengakibatkan kerugian atau kerusakan milik sekolah maupun milik perorangan.
  12. Mengaktifkan HP, MP3 dan sejenisnya dalam bentuk apapun pada waktu KBM berlangsung, kecuali se-izin guru yang bersangkutan.
  13. Mengaktifkan alat komunikasi/HP saat ibadah.
  14. Memakai aksesoris wanita dalam bentuk apapun bagi peserta didik putra atau sebaliknya.
  15. Mewarnai/mengecat rambut, bertato dan menindik bagian tubuh yang tidak lazim.
  16. Melakukan perbuatan asusila (bermesraan dan lain-lain) di lingkungan sekolah.
  17. Berkelahi / Tawuran baik perorangan / berkelompok, di sekolah atau di luar sekolah
  18. Membentuk organisasi selain OSIS/ Ekskur/MPK yang disahkan sekolah.
  19. Berkumpul/ nongkrong disekitar sekolah sampai radius sekolah (100 m dari pintu gerbang sekolah) lebih dari 20 menit.
  20. Mengkoordinir kegiatan di luar KBM, penggalangan dana dan pengadaan barang (jaket angkatan atau jaket kelompok tertentu dll) dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari pihak sekolah.
  21. Membuang sampah tidak pada tempatnya.
  22. Mencoret-coret tas, sepatu, ikat pinggang, baju, celana/ rok/ seragam sekolah.
  23. Membuat kotor ruang kelas maupun lingkungan sekolah.
  24. Mencoret-coret meja, kursi, lemari/ sarana dan prasarana sekolah.
  25. Memakai sepatu sandal, sepatu karet dan sepatu tidak layak pakai.
  26. Melakukan perbuatan yang membahayakan jiwa/ keselamatan orang lain/ /memprovokasi /membuat kegaduhan antar siswa atau antar  kelas.
  27. Melakukan bullying sesama peserta didik.
  28. Merayakan ulang tahun di sekolah/ lingkungan sekola Berjualan barang konsumsi dan non konsumsi di lingkungan sekolah.

 

F.        SANKSI-SANKSI

Sanksi pelanggaran terhadap tata tertib tercantum pada tabel / lampiran :

KELAKUAN

No Jenis Pelanggaran Bobot sanksi/ point
1 Menerima tamu tanpa seizin guru piket 5
2 Berbicara  dan bertingkah laku tidak sopan 10
3 Makan / minum pada saat KBM berlangsung 10
4 Peserta didik putra berada di kamar mandi/ lingkungan kamar mandi putri atau sebaliknya 10
5 Mengaktifkan HP, Walkman, Discman, IPOD dalam bentuk apapun pada saat KBM berlangsungdan saat ibadah  kecuali dipergunakan dalam KBM  10
6 Mencharge HP di depan kelas/ meja guru pada saat pelajaran berlangsung 5
7 Bermain remi /domino/gaple /kartu lain yang tidak ada hubungannya dengan pelajaran  di lingkungan sekolah 10
8 Mengkoordinir kegiatan di luar KBM, penggalangan dana dan pengadaan barang (jaket angkatan atau jaket kelompok tertentu dll) dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari pihak sekolah. 15
9 Membawa korek apidan rokok disekolah 15
10 Sebelum dan sesudah KBM berlangsung peserta didik kumpul-kumpul / merokok di Ring I / nongkrong di lingkungan sekolah lebih dari 20 menit 20
11 Merayakan ulang tahun di sekolah/ lingkungan sekolah 20
12 Membuat / menyampaikan keterangan palsu / memalsukan tandatangan 20
13 Merokok di sekolah 40
14 Indikasi berkelahi/tawuran antar perorangan maupun kelompok 50
15 Bermain judi di sekolah dan di lingkungan sekolah 50
16 Membentuk organisasi selain OSIS/ ekstrakurikuler / MPK. 50
17 Bercanda berlebihan sehingga membahayakan jiwa / keselamatan orang lain. 50
18 Melakukan bullying ( Pergub No 16 Tahun 2015 dan keputusan kepala dinas pemprov DKI No 860 Tahun 2016 ) 100
19 Melakukan perbuatan asusila di sekolah, lingkungan sekolah dan luar sekolah 100
20 Mencuri, merusak barang milik orang lain atau milik sekolah. 100
21 Berkelahi/tawuran antar perorangan maupun kelompok di sekolah/ lingkungan sekolah/ di luar lingkungan sekolah 100
22 Membawa, mengedarkan, memakai barang terlarang jenis Narkoba dan hal-hal yang bersifat porno 100
23 Membawa senjata api, senjata tajam, dan benda lainnya yang membahayakan 100
24 Melawan/menghina guru, karyawan dengan kata-kata/perbuatan 100

 

 

 

 

KEDISIPLINAN

No Jenis Pelanggaran Bobot sanksi/ point
1 Terlambat hadir di sekolah 5
2 Tidak masuk tanpa keterangan (satu kali). 10
3 Tidak ada di kelas pada waktu proses KBM berlangsung/ pada jam pelajaran tanpa izin guru yang bersangkutan 10
4 Tidak memakai seragam sesuai dengan ketentuan (Mengubah / mengecilkan / memotong baju , rok , dan celana seragam/ memakai seragam orang lain atau sekolah lain) 10
5 Tidak mengikuti upacara hari Senin atau peringatan hari besar nasional/ peringatan hari besar agama sesuai dengan agamanya 15
6 Tidak melaksanakan shalat zuhur berjamaah/ shalat jumat/ kebaktian/ keputrian 15

 

KERAPIHAN

No Jenis Pelanggaran Bobot sanksi/ point
1 Memakai aksesoris dan berhias secara berlebihan 5
2 Meninggalkan buku pelajaran, baju olah-raga,sepatu,dan barang milik pribadi di kelas 5
3 Memakai jacket/sweater di kelas atau di sekolah 5
4 Pria memakai aksesoris wanita atau sebaliknya 5
5 Tidak memakai kaos dalam/ singlet/ memakai kaos dalam berwarna selain putih 5
6 Tidak memasukkan baju ke dalam celana (pria), rok (wanita) 5
7 Tidak memakai kaos olahraga pada KBM olahraga/ tidak memakai pakaian muslim pada saat pelajaran pendidikan agama Islam 10
8 Tidak memakai sepatu/ baju/ celana/ rok dan kaos kaki sesuai dengan hari yang ditentukan 10
9 Pria memakai celana panjang model pensil atau bagian bawah dirobek (celana dicoret spidol merah,Jika terulang 3 kali, celana digunting)

Memakai kemeja, celana/ rok ketat / rok rempel bagian bawah di span atau bagian belakang dibelah/ junkis (kemeja/ celana/rok dicoret spidol merah ,Jika terulang 3 kali, kemeja/ rok/ celana digunting)

10
10 Rambut dicat/model punk/memakai pewarna kuku. 10
11 Pria berambut panjang melebihi batas ketentuan 10
12 Memakai sepatu/pakaian seragam yang tidak benar dan tidak layak pakai 10
13 Menindik bagian tubuh yang tidak lazim/ bertato 25

 

 

 

KEBERSIHAN

No Jenis Pelanggaran Bobot sanksi/ point
1 Membuang sampah tidak pada tempatnya. 10
2 Mencoret-coret tas, sepatu, ikat pinggang, baju, celana / rok, topi, seragam sekolah, meja, kursi, lemari dan sarana/prasarana sekolah 10
3 Membuat kotor sekolah maupun lingkungan sekolah 10

 

 

  1. PENANGANAN KASUS

 

Score /

Bobot Sanksi

Tahap Pembinaan
5 –20 Pembinaan 1    : Oleh wali kelas/BK/Tim Kesiswaan
21–45 Pembinaan 2 : Oleh wali kelas/BK/Tim Kesiswaan dan orang tua, surat pernyataan 1
46–70 Pembinaan 3  : Oleh wali kelas, BK, Tim Kesiswaan, dan orang tua,  skorsing selama 3 hari, surat pernyataan ke-2 bermaterai Rp. 6000
70–99 Pembinaan 4 :  Surat pernyataan peserta didik diketahui oleh kepala sekolah, wali kelas, BK, kesiswaan, orang tua, skorsing selama 5 hari, Surat pernyataan ke-3 bermaterai Rp. 6000
100 Dikembalikan kepada orang tua dengan surat keputusan kepala sekolah

 

Catatan:

  1. Peserta didik dengan pelanggaran ringan dan terakumulasi mencapai poin 100 memperoleh nilai sikap pada rapor C, Peserta didik dengan pelanggaran berat mendapat poin 100 dan dikembalikan kepada orang tua.
  2. Bagi peserta didik yang berprestasi baik akademik (ditingkat kelas) maupun non akademik (yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan) diberikan pengurangan point sebesar 10 point .

 

H.      PENUTUP
  1. Perhitungan jumlah skor/bobot sanksi pelanggaran berlaku untuk 1 tahun.
  2. Jumlah ketidakhadiran peserta didik yang ditulis di raport bersifat akumulasi dalam setahun.
  3. Hal-hal yang belum tercantum dalam tata tertib ini, akan diputuskan/ diambil tindakan sesuai pertimbangan guru/ pembina.

 

Jakarta,  Juni 2018.

Kepala Sekolah

TTD

KUSNYOTO, S.Pd

NIP. 196504151993031008

 

Comments are closed.

© 2017 SMA Negeri 66 Jakarta. All rights reserved.